Sudah tiga minggu sejak kepergianmu ke pulau sebrang, rindu ini terus membuncah.
Aku tidak tahu bagaimana kabarmu?
Aku tidak bisa mendengar suaramu seperti hari-hari lalu.
Aku tidak bisa mendengar tawa dan ceritamu.
Sayang,
Baru kali ini aku merasakan rindu yang begitu menyesakkan dadaku.
Baru kali ini aku merindukanmu begitu dalam.
Aku merindukanmu teramat sangat.
Hubungi aku saat kamu mendapatkan signal ya.
Aku tidak bisa menghubungimu terlebih dulu.
Aku hanya bisa menunggumu dan mendoakanmu.
Jaga dirimu baik-baik disana.
Jaga kesehatanmu.
Aku menyayangimu.
Cepatlah kembali.
Aku sendiri.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pernikahan Beda Gereja
Menikah bukanlah impian bagi semua orang. Tapi bisa menikah dengan orang yang kita cintai dan mencintai kita adalah ...
-
Menikah bukanlah impian bagi semua orang. Tapi bisa menikah dengan orang yang kita cintai dan mencintai kita adalah ...
-
Dear Maria Nike Ardila Santoso Putri, Apa kabar? aku berharap dirimu selalu sehat dan bahagia dengan caramu. Sudah bertahun-tahun kita be...
-
Menjadi anak perantauan itu tidak gampang. Harus kuat dan tahan banting. Harus mandiri. Harus bisa memeluk diri sendiri kalau kata mbak Elis...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar